Sulawesi Utara Rentan Dengan TPPO Untuk PMI Dan Awak Kapal Perikanan MIgran.

Serikat AKP Bersatu. Sakti Sulawesi Utara. 

Sulawesi Sangat Rentan terjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Oranga atau TPPO, Kusus awak kapal perikaan  Domestic maupun Migran. Dari beberapa Kasus yang di Laporkan Awak Kapal ikan ke Sakti Sulut, ada indikasi TPPO di dalamnya, atau perbudakan jaman modern,  di Mana menurut ILO ada 11 indikator kerja Paksa di Atas kapal Ikan. 

Arnon hiborang ketua umum Sakti Sulut menyapaikan dari pengaduan awak kapal yang kami terima kebanyakan orang sulawesi utara tapi bekerja ke luar daerah dan juga ada yang bekerja ke luar negeri, dimana pengaduan mereka paling banyak Upah tidak di bayarkan, bekerja tampa jaminan Sosial, bahkan ada juga yang mengalami kekerasan Fisik..

Arnon. mengapa  saya katakan sulawesi utara sangat rentan dengan TPPO , kerna segi perekrutan awak kapal ikan ini masi belum ada standar yang maksimal kuhsus di SULUT.  contoh kalau AKP migran ajak teman, saudara atau dapatkan dari mediasosial  karna di SULUT tidak ada PT Perekrut kusus migran. 

kalau Domestic Hampir sama dengan migran di ajak teman atau sudara, dan di dapatkan di media sosial dan parah lagi untuk Domestic belum ada regulasi yang mengatur perekrutan dan penempatan awak kapal ikan domestic, sedangkan kebanyakan brangkat ke Benoa Bali Atau ke Muara baru jakarta, bahkan tidak pernah AKP ini pegang perjanjian kerja laut atau PKl.

Arnon. Itu kami Dari Sakti Sulut selalu memberikan Edukasi kepada awak kapal ikan dan keluarga bagaimana bekerja aman di atas kapal perikanan, lebih baik sedia payung sebelum masalah itu terjadi, pecegahan Dini.

jangan Sampai AKP ini jatu kepada Calo2 yang hanya mencari keuntungan dan tidak bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *