
Bitung, [02 Agustus 2025] — Serikat Awak Kapal Perikanan Bersatu (SP SAKTI-SULUT) menerima kunjungan resmi dari perwakilan International Transport Workers’ Federation (ITF), sebuah federasi serikat buruh internasional yang berbasis di London dan mewakili lebih dari 700 serikat di sektor transportasi di seluruh dunia.
Kunjungan ini merupakan langkah awal dalam membangun kerja sama strategis antara SP SAKTI-SULUT dan ITF, khususnya dalam upaya memperkuat perlindungan dan pembelaan hak-hak awak kapal perikanan di Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Sekretariat SP SAKTI-SULUT, kedua pihak berdiskusi intens terkait tantangan yang dihadapi pekerja perikanan, mulai dari praktik kerja eksploitatif, pelanggaran hak normatif, hingga isu kerja paksa di laut. Perwakilan ITF juga mendengarkan langsung testimoni dari anggota SP SAKTI-SULUT yang pernah menjadi korban pelanggaran hak sebagai awak kapal perikanan.
Sekertaris Umum SP SAKTI-SULUT, Rivan Umbaseng, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya membangun solidaritas lintas negara.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menjalin kerja sama yang lebih luas dalam memperjuangkan keadilan bagi pekerja perikanan. Kami percaya, solidaritas internasional adalah kekuatan dalam melawan ketidakadilan yang bersifat lintas batas,” ungkap Rivan.
Sementara itu, pihak ITF menyampaikan komitmennya untuk mendukung inisiatif-inisiatif lokal yang berorientasi pada perlindungan buruh sektor perikanan, termasuk dalam bentuk pelatihan, penguatan kapasitas organisasi, serta advokasi di tingkat global.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepahaman untuk melanjutkan dialog dan menyusun langkah-langkah konkret dalam membangun kemitraan ke depan.
