
Bitung, 12 Maret 2025 – Serikat Awak Kapal Perikanan Bersatu (SAKTI) Sulawesi Utara terus memperkuat keberadaan dan solidaritas para pekerja perikanan dan keluarganya dengan melakukan penguatan organisasi di dua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), yakni DPW Lembeh Selatan dan DPW Lembeh Utara.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat posisi awak kapal perikanan dalam memperjuangkan hak-hak mereka, termasuk kesejahteraan, perlindungan kerja, dan peningkatan kapasitas anggota. Ketua Umum SAKTI-SULUT, Arnon Hiborang menegaskan bahwa kehadiran serikat kami di daerah pesisir, khususnya di dua Kecamatan Lembeh Selatan dan Utara, menjadi sangat penting mengingat banyaknya masyarakat yang bekerja sebagai awak kapal perikanan dan bekerja di Pengolahan makan laut yang sering terjebak exploitasi,perbudakan modrn dan Perdangan orang serta menghadapi berbagai tantangan kurangnya pemahaman hak dan kewajiban.
“Serikat ini hadir untuk memastikan bahwa setiap Pekerja di sektor perikanan baik awak kapal perikanan dan pekerja pengolahan makan laut memiliki perlindungan hukum yang layak dan mendapatkan hak-hak mereka secara adil. Kami juga mendorong peningkatan kapasitas melalui pelatihan,pendidikan paralegal dan pendampingan bagi anggota serta keluarganya ujar Ketua SAKTI-SULUT dalam sambutannya.
Dalam pertemuan ini, perwakilan awak kapal dari kedua kecamatan menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi kerja, upah, serta perlindungan terhadap risiko kerja di laut. SAKTI-SULUT berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperjuangkan kepentingan para pekerja perikanan di wilayah ini.
Dengan semakin kuatnya DPW Lembeh Selatan dan Lembeh Utara, diharapkan para pekerja perikanan asal lembeh dapat lebih solid dalam menghadapi berbagai tantangan industri perikanan dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara bersama-sama.

Wakil Ketua Depertemen Advokasi dan Hukum Sakti-Sulut, Bapak Usman Daniel Menyempaikan,Sangat penting memperkuat pemahaman terkait kondisi kerja aman di dua kecamatan ini, karena melihat data laporan yang di terima kami dari tahun 2023 sampai dengan 2024 angka tertinggi dari kecamatan lembeh Selatan dan lembeh utara,dari hasil kajian internal kami di Sakti-Sulut ada beberapa penyebab masalah tersebut seperti,kurang pemahaman hak dan kewajiban,pentingnya berserikat, serta kurang peran aktif dari pemerintah kota Bitung dan pemerintah keluarahan RT/RW. Untuk mendata dan memastikan masyarakat tersebut berangkat dengan aman pulang dengan damai.
Maka kondisi ini penting pemerintah kota bitung dari atas sampai tingkat bawah untuk mendata dan memberikan edukasi kepada masyarakat sebelum bekerja agar terhindar dari kerja paksa di sektor perikanan. Tutup Usman.
Kontak Person.
Nama: Muharam Ngadi
Jabatan: Ketua Depertemen Media dan Kampanye Sakti-Sulut
Tlfon: 082195050163
