
Kamis,17 April 2025
Bitung, [15 April 2025] — Serikat Awak Kapal Perikanan Bersatu SAKTI-SULUT melakukan audiensi dengan Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kota Bitung dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan awak kapal perikanan dan keluarga serta pentingnya jaminan sosial bagi mereka.
Dalam pertemuan yang berlangsung secara konstruktif tersebut, perwakilan Persatuan Buruh Merdeka Bitung(PBMB) Bapak Rusdyanto Makahinda Ketua KAMIPARHO Kota Bitung menyuarakan berbagai tantangan yang dihadapi para awak kapal perikanan, termasuk perlindungan kerja, akses terhadap layanan kesehatan, serta jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan karena kita tahu bersama bekerja di kapal perikanan pekerjaan yang memiliki resiko tinggi.
Ketua umum SAKTI-SULUT, Arnon Hiborang, menegaskan pentingnya peran negara dalam memastikan para awak kapal perikanan mendapatkan hak-haknya sebagai pekerja/Buruh, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami berharap sinergi antara pihak PPS, pemerintah terkait, dan serikat pekerja agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang layak dan manusiawi bagi seluruh awak kapal perikanan.
pentinya sertifikasi ketrampilan dan kealihan kepada awak kapal perikanan agar awak kapal perikanan punya nilai tawar dimasa depan dengan memiliki sertifikasi tersebut,standar K3 juga penting karena melihat laporan yang di terimah Sakti sulut dimana banyak awak kapal perikanan yang kecelakaan kerja,sakit bahkan sampai meninggal dunia di atas kapal pirikanan.Ujar Arnon.
Kepala PPS Bitung menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti masukan-masukan dari SAKTI-SULUT, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat ke depannya demi kemajuan sektor perikanan dan perlindungan bagi para awak kapal perikanan.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif antara pemangku kepentingan di sektor perikanan tangkap di Bitung, khususnya dalam menjawab persoalan mendasar yang dihadapi oleh para awak kapal perikanan.
