Berjuang Bersama Membangun Pekerja Perikanan Yang Tangguh,Cerdas,Kompoten dan Sejahtera.

Kota Bitung merupakan kota industri perikanan yang berperan penting dalam pembangunan daerah. Dimana terdapat pelabuhan perikanan serta perusahaan pengolahan ikan,Dari data Pelabuhan perikanan samudra kota Bitung,di tahun 2023,ada 1084 kapal ikan sehingga mempekerjakan awak kapal perikanan berjumlah.13.207 orang.begitu juga data dari dinas tenagakerjaan kota Bitung terkait pabrik pengolahan ikan di tahun 2023 terdapat 40 perusahaan pengolahan ikan dengan mepekerjakan 6.149 orang yang terbagi pekerja perempuan bejumlah 2.741 orang serta laki-laki berjumlah 3.408 orang.Maka dalam kaitan ini,sebagai pekerja/buruh di kota bitung telah berkontribusi nyata pada pembangunan daerah khususnya di sektor perikanan.

Kota Bitung juga di kenal dengan kota ikan cakalang sampai ke internasional, dimana penghasil produk olahan ikan terbesar di indonesia. Setiap tahun dapat menghasilkan ribuan bahkan sanpai dengan ratusan ton ikan jenis cakalang,tuna dan tonkol. Setiap hari sebnayak 1.400 ton ikan kaleng yang di produksi oleh perusahaan ikan,sehingga hasil produksi ikan kaleng terkenal di Asia,Jepang,Eropa,Australia dan Amerika Serikat.

korban kekerasan fisik di tual
Sebagai pekerja di industri perikanan banyak menghadapi permasalahan hak normatif antara lain.upah rendah tidak sesuai dengan UMP,jeratan hutang,tidak diberikan hak cuti,kelebihan jam kerja tidak di bayarkan,K3 tidak memadahi,tidak di jaminkan dengan jaminan sosial,perjanjian kerja tidak trasparan,dilarang untuk berserikat,mendapatkan intimidasi dan kekerasan fisik, bahkan terjebak dalam perdagangan orang. Dari tahun 2020-2024 Serikat AKP Bersatu.SAKTI SULUT telah menerimah laporan berjumlah 306 dimana korban di dalam negeri berjumlah 216 orang dan korban di luar negeri 90 orang.
